Archive for category Langkah-langkah
Menggunakan Class pada Fusebox
Posted by Yerie Piscesa in Langkah-langkah, Object Oriented Programming, Tips Pengembangan on July 31st, 2009
Dalam OOP, class dan objek adalah hal dasar yang perlu diketahui untuk dapat membuat aplikasi menggunakan pendekatan ini. Jika Anda sudah pernah menggunakan class pada php dan ingin mengimplementasikan pada fusebox, maka disinilah Anda bisa memulainya ![]()
Read the rest of this entry »
Melakukan Validasi Pada Input
Posted by Yerie Piscesa in Langkah-langkah on March 18th, 2009
Dalam membuat aplikasi database, validasi adalah hal yang penting untuk mencegah user memasukkan data yang tidak sesuai, atau paling tidak user tidak diizinkan mengirim form dalam keadaan kosong. Dalam kesempatan ini saya akan memberikan contoh validasi input dalam aplikasi fusebox, contoh ini adalah kelanjutan dari posting sebelumnya ‘Membuat Aplikasi Database’ Bagian 1,2,3.
Membuat Aplikasi Database (Bagian 3)
Posted by Yerie Piscesa in Langkah-langkah on March 13th, 2009
Pada bagian sebelumnya kita telah membuat outline direktori, database, dan membuat struktur aplikasi fusebox serta menentukan circuit-circuit yang diperlukan. Sekarang saatnya melakukan fusecoding, yaitu membuat kode php yang sudah ditentukan melalui circuit.xml.
Membuat Aplikasi Database (Bagian 2)
Posted by Yerie Piscesa in Langkah-langkah on February 21st, 2009
Setelah membuat outline direktori dan membuat database beserta tabel-tabelnya, langkah selanjutnya adalah membuat struktur aplikasi fusebox kita, yaitu dengan mendefinisikan file fusebox.xml dan file-file circuit.xml
Membuat Aplikasi Database (Bagian 1)
Posted by Yerie Piscesa in Langkah-langkah on February 21st, 2009
Kali ini saya akan berikan contoh sederhana pembuatan aplikasi database dengan menggunakan fusebox php versi 5.1. Jika Anda belum memilikinya silahkan download pada website resmi fusebox di http://www.fusebox.org.
Layout dengan Fusebox (bag.3)
Posted by Yerie Piscesa in Langkah-langkah on January 16th, 2009
Pada bagian ketiga ini kita akan menambahkan page dalam website kita. Jika dilihat dari template/layout yang kita download disitu terdapat 6 buah menu (link) pada bagian top (header), jadi kita perlu menambahkan 5 halaman lagi.
Layout dengan Fusebox (bag.2)
Posted by Yerie Piscesa in Langkah-langkah on January 15th, 2009
Kita lanjutkan pembahasan pembuatan website dengan layout. Kali ini kita akan lanjutkan dengan membuat circuit-circuit yang dibutuhkan.
Layout dengan Fusebox (bag.1)
Posted by Yerie Piscesa in Langkah-langkah on January 15th, 2009
Layouting suatu website merupakan hal yang sangat penting. Idealnya suatu layout dapat digunakan bersama-sama oleh beberapa (atau bahkan seluruh) halaman web. Jika sebuah link diubah pada layout, otomatis harus merubah semua link pada setiap halaman. Sekarang kita akan membuat website dengan dengan sebuah layout menggunakan fusebox.
Setting Aplikasi Fusebox (Bag.2)
Posted by Yerie Piscesa in Langkah-langkah on January 15th, 2009
Kita lanjutkan pekerjaan sebelumnya, setelah membuat fusebox.xml dan mengatahui sedikit seluk-beluknya, mari kita lanjutkan perjuangan.
Setting Aplikasi Fusebox (Bag.1)
Posted by Yerie Piscesa in Langkah-langkah on January 15th, 2009
Kali ini kita akan membuat suatu aplikasi klasik yang populer “Hello World” dengan fusebox, ini adalah contoh bagus untuk memulai fusebox dan mempelajari settingan dalam aplikasi fusebox.