Archive for category Tips Pengembangan

Multiple Application pada Fusebox 5

Fusebox 5 mempunyai fasilitas untuk membuat beberapa aplikasi fusebox dalam satu aplikasi php. Apa yang menjadikan ini menarik? karena dengan fasilitas ini kita dapat memecah aplikasi yang kompleks menjadi satuan-satuan yang lebih kecil sehingga lebih mudah dikelola.
Read the rest of this entry »

No Comments

Menggunakan Class pada Fusebox

Dalam OOP, class dan objek adalah hal dasar yang perlu diketahui untuk dapat membuat aplikasi menggunakan pendekatan ini. Jika Anda sudah pernah menggunakan class pada php dan ingin mengimplementasikan pada fusebox, maka disinilah Anda bisa memulainya ;)
Read the rest of this entry »

, , , ,

1 Comment

Menggunakan Fusedoc

Fusedoc dalam terminologi fusebox adalah sebuah  sebuah cara standar untuk mendokumentasikan suatu fuse yang dikembangkan oleh Hal Helms. Fusedoc generasi kedua (2.o) menggunakan XML vocabulary. Fusedoc pada umumnya berada pada bagian atas suatu fuse file, untuk menjelaskan apa yang harus dilakukan fuse, serta memberikan informasi detail untuk input dan ouput.

Read the rest of this entry »

No Comments

FLiP Dalam Pengembangan Aplikasi Fusebox

Dalam pengembangan sebuah website/aplikasi berbasis web bagaimanapun perlu mendesain aplikasi yang akan kita bangun.  Komunikasi dengan klien sangat perlu dilakukan selama masa men-desain aplikasi. Namun kadang kala klien/user tidak dapat memutuskan bagaimana aplikasi akan dibuat, mereka hanya menjelaskan inti-inti nya saja, detailnya mereka paham tetapi tidak dapat menggambarkannya. User baru dapat memberikan komentar tentang apa yang kurang, apa yang perlu ditambahkan, apa yang perlu dibuang dan apa yang sudah sesuai menurut mereka setelah mereka melihat hasilnya.
Read the rest of this entry »

No Comments